Video Tutorial CorelDraw X7

Sunday, 27 October 2013

Kata Baku dan Tidak Baku, Kata Himbuhan, dan Ungkapan



TUGAS MANDIRI BAHASA INDONESIA

KATA BAKU DAN TIDAK BAKU

Kata baku adalah kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. sebagai sumber utama bahasa baku adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kata baku digunakan dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.
Penggunaan kata baku
1)    Surat menyurat antarlembaga
2)    Karangan ilmiah
3)    Lamaran pekerjaan
4)    Surat keputusan
5)    Perundangan
6)    Nota dinas
7)    Rapat dinas
8)    Pidato resmi
9)    Diskusi
10)  Penyampaian pendidikan
11)  Dan lain sebagainya.

Kata tidak baku adalah kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. kata tidak baku digunakan dalam bahasa percakapan sehari-hari, atau bahasa tutur.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya kata atau bahasa yang tidak baku, yaitu sebagai berikut:
1)    Pemakai bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata-kata yang dimaksud
2)    Pemakai terpengaruh oleh orang yang biasa menggunakan kata tidak baku
3)    Pemakai bahasa tidak baku akan selalu ada karena tidak mau memperbaiki kesalahannya sendiri
Contoh kata baku dan tidak baku :
Baku
Tidak Baku
Anggota
Anggauta
Asas
Azas
Apotek
Apotik
Benar
Bener
Efektif
Efektip
Energi
Enerji
Ijazah
Ijasah
Insyaf
Insaf
Karena
Karna
Konkret
Konkrit
Lama
Lamah
Mukjizat
Mukjisat
Napas
Nafas
Pasien
Pasiaen
Pasif
Vasif
Pikir
Fikir
Psikologi
Pesikologi
Rapi
Rapih
Risiko
Resiko
Rezeki
Rejeki
Sah
Syah
Surga
Syurga
Sentosa
Sentausa
Saudara
Sodara
Senin
Sinin
Telur
Telor
Teladan
Tauladan
Tidak
Ngak
Hujan
Ujan
Ujung
Hujung
Wahyu
Wahyuh
Wasalam
Wassalam
Wakaf
Wakap
Wujud
Ujud
Zaman
Saman


HIMBUHAN
PENGERTIAN
Kata berimbuhan adalah kata yang telah mengalami proses pengimbuhan. Imbuhan (afiks) adalah morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasar untuk membentuk suatu kata. Hasil dari proses pengimbuhan ini yang disebut kata berimbuhan.
FUNGSI IMBUHAN
Pemakaian imbuhan dapat mengubah kelas kata. Kata benda misalnya, setelah diberi imbuhan bisa menjadi kata kerja, kata sifat, atau kata lainnya.
Contoh:
  • batu (benda) -> membatu (sifat)
  • indah (sifat) -> seindah-indahnya (keterangan)
  • mandi (kerja) -> pemandian (benda
Contoh- contoh Kata Himbuhan :
1  .Awalan (prefeks)

     a.me-    : 1.me- + lihat => melihat,
                   2. a me- + tangis => menangis
                   3.me- + langkah => melangkah
         4.me- + tinggal => meninggal
         5.me- + rindu => merindu
     b.di-     : 1.di- + mana =>dimana
         2.di- + kejar => dikejar
         3.di- + dengar => didengar
         4.di- + rasa => dirasa
         5.di- + makan => dimakan
     c.pe-    : 1.pe- + lupa => pelupa
         2.pe- + tari => penari
         3.pe- + lukis => pelikis
         4.pe- + ramal => peramal
         5.pe- + lamar => pelamar
     d.ke-    : 1.ke- + luar => keluar
         2.ke- + hendak => kehendak
         3.ke- + kasih => kekasih
         4.ke- + rangka => kerangka
         5.ke- + tipu => ketipu
     e.ter-    : 1.ter- + kenal => terkenal
         2.ter- +  jatuh => terjatuh
         3.ter- +  pantau => terpantau
         4.ter –+paksa => terpaksa
         5.ter- + lambat => terlambat
     f.ber-   : 1.ber- + satu => bersatu
         2.ber- + takwa => bertakwa
         3.ber- + jalan => berjalan
         4.ber- + wibawa => berwibawa
         5.ber- + laku => berlaku
     g.bel-    : 1.bel- + unjur => belunjur
          2.bel-+ ajar => belajar
          3.bel- + antara => belantara
     h.se-     : 1.se- + lalu => selalu
          2.se- + sama => sesama
          3.se- + cangkir => secangkir
          4.se- + lembar => selembar
          5.se- + kuat => sekuat
      i.me(N):1.me(N)- + satu => menyatu
          2.me(N)- + singkir => menyingkir
          3.me(N)- + sambung => menyambung
          4.me(N)- + sikap => menyikapi
          5.me(N)- + simpan => menyimpan

2.sisipan(infiks)
a. – em : tali+em =>temeli ,gemuruh,
b. – el : geletar=>getar, selidik=>sidik, telapak=>tapak, jelajah=>jajah,
c. – er : kerudung=>kudung,gergi=>gigi

3.akhiran (sufiks)
a. – an : kejut +-an=>kejutan
b. – kan : sampai + -kan => sampaikan
c. – i : sikap +-i => sikapi
d. – wan : ilmu + -wan => ilmuwan
e. –man : budi + - man => budiman
f. –nya : karya + - nya => karyanya
g. –isasi : modern + - isasi => modernisasi
h. – wati : peraga+ wati=>peragawati
i. – ah : rohani +-ah=>rohaniah
j. –iah : badan+iah=>badaniah
k. –is : ekonom+is=>ekonomis
l. –wi : manusia + -wi =>manusiawi

4. awalan dan akhiran (konfiks)
a.me – kan :1.me- beri –kan => memberikan
b.pe-an :pe- + lampir +-an => pelampiran
c.per-an :per- + kenal +-an => perkenalan
d.di-kan :di- + beri +-kan =>diberikan
e.ber-an :ber- + atur +-an =>beraturan
f.se-nya : se- + belum +-nya=>sebelumnya

5.simulfiks
a.mem+-per+-lihat+-kan =>memperlihatkan
b.mem+-per+-hati+-kan => memperhatikan
c.mem+-per+-kenal+-kan => memperkenalkan
d.mem+-ber+-henti+-kan => memberhentikan
          e.mem+-per+-tanggung+-jawab+-kan =>  mem  pertaggungjawabkan 

UNGKAPAN
        Ungkapan adalah kelompok kata atau gabungan kata yang menyatakan makna khusus (makna unsur- unsurnya sering kali kabur);atau susunan kata (biasanya dapat berupa kata, frasa),misal : kambing hitam, mempunyai arti bahwa orang yang dipersalahkan karena perbuatan orang lain, padahal ia tidak berbuat  seperti yang dituduhkan, sehingga ia hanya sebagai korban fitnah belaka.
            Ungkapan sering kali digunakan dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan,agar bahasa yang digunakan menjadi lebih hidup, komunikatif, dan seringkali digunakan untuk menyindir suatu perbuatan,keadaan, atau akibat sesuatu hal. Dalam komunikasi, ungkapan digunakan baik dalam komunikasi formal (pidato, ceramah, diskusi, seminar) maupun tidak formal (pembicaraan biasa). Dalam bentuk tulisan ungkapan digunakan dalam penulisan novel, artikel, naskah drama, opini, dan sebagainya.
 Contoh – contoh ungkapan : 

No
Ungkapan
Arti
1.
Tangan di atas
Yang memberi
2.
Naik tangan
Selalu menang (dalam perjudian)
3.
Panjang tangan
Suka mencuri
4.
Tangan kotor
Tindakan yang melanggar hukum;jahat , perbuatan curang
5.
Tangan kosong
Tidak menggunakan alat/senjata;tidak berhasil
6.
Tangan gatal
Suka mengerjakan yang bukan-bukan
7.
Tangan jahat
Orang yang suka berbuat jahat
8.
Tangan berulas
Ada yang membantu
9.
Buah tangan
Oleh-oleh, hasil karya
10.
Tangan terbuka
Menerima dengan sepenuh hati; murah hati; suka menolong
11.
Kuda hitam
Pemenang yang tidak diunggulkan
12.
Buah hati
Anak kandung
13.
Hitam putih
Keseimbangan alam dalam kehidupan
14.
Unjuk gigi
Menunjukkan kemampuan, kebolehan, dan kelebihan kepada orang lain
15.
Daftar hitam
Daftar nama orang yang pernah dihukum karena melakukan kejahatan
16.
Mati kutu
Tidak berdaya, tidak melawan
17.
Jago kandang
Menang di tempat sendiri
18.
Mulut manis
Lemah lembut, baik tutur katanya
19.
Buah bibir
perkataan
20.
Campur tangan
Turut mencampuri urusan orang lain

Related Posts:

0 komentar:

Post a Comment