Video Tutorial CorelDraw X7

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label BAHASA INDONESIA. Show all posts
Showing posts with label BAHASA INDONESIA. Show all posts

Friday, 16 September 2016

Pengertian Majas dan Macam-Macam Majas serta Contohnya

Pengertian Majas dan Macam-Macam Majas serta Contohnya| Hai.. kali ini seputar pengertian, contoh majas, dan jenis-jenis atau macam-macam majas dan pengertiannya. Majas dibedakan menjadi 4 macam atau jenis yaitu majas perbandingan, majas pertentangan, majas pertautan, dan majas perulangan. Sebelum membahas macam-macam majas atau jenis-jenis majas. Pertama-tama yang akan dibahas adalah Pengertian Majas.Pengertian majas adalah bahasa indah yang digunakan dalam mempercantik susunan kalimat agar memperoleh kesan imajinatif atau menciptakan efek tertentu bagi pembaca dan pendengarnya. Pengertian majas yang lainnya adalah pemanfaatan gaya bahasa dalam memperoleh nuansa tertentu sehingga mampu menciptakan kesan kata-kata yang imajinatif. Setelah membahas pengertian majas marilah kita melihat pengertian macam-macam majas dan contohnya. Pengertian macam-macam dan contohnya antaralain sebagai berikut..

Macam-Macam Majas dan Contohnya
Seperti kita ketahui macam-macam majas terbagi atas 4 macam seperti yang terlampir diatas. maka kali ini pembahasan pengertian macam-macam majas dan contohnya yang dapat dilihat dibawah ini...

1. Majas Perbandingan 

Pengertian majas pertentangan adalah kata kiasan yang menyatakan perbandingan dalam menciptakan kesan dan pengaruh kepada pembaca dan pendengar.
Macam-macam majas perbandingan 
  • Perumpamaan atau Asosiasi : perumpamaan adalah perbandingan dua hal yang berbeda, namun dianggap sama yang menggunakan kata seperti, umpama, ibarat, sebagainya, bagai. Contohnya : Semangat belajarnya ibarat baja, Mukanya pucat bagai mayat, wajahnya terlihat bagai bulan purnama, kamu sangat cantik bagai awan dilangit, pendiriannya selalu berubah-ubah bagai air didaun alas. 
  • Metafora : metafora adalah majas berisi ungkapan secara langsung berupa perbandingan analogis. Metafora merupakan pemakaian kata buka dengan arti sebenarnya yang digunakan dalam persamaan dan perbandingan. Contohnya : Jonathan adalah bintang kelas dunia, sampah masyarkat akhirnya ditangkap oleh polisi,  satu persatu tikus-tikus berhasil ditangkap KPK, Perpustakaan adalah gudang nya ilmu, Raja siang keluar dari ufuk timur, jantung hatinya hilang tiada berita. 
  • Personifikasi : personifikasi adalah membandingkan benda-benda yang tak bernyawa seakan-akan bernyawa atau hidup dengan sifat seperti manusia. Contohnya : Ombak berkejar-kejaran ditepi pantai, hujan itu menari-nari diatas genting, bulan tersenyum kepada bintang, badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk, angin membelai rambutnya yang tergerai. 
  • Alegori : alegori adalah penggunaan bahasa yang menyatakan dengan cara lain dengan kiasan dan penggambaran. Pada umumnya alegori berbentuk cerita dengan simbol-simbol bermuatan moral. Contohnya : iman adalah kemudi dalam mengarungi zaman, suami sebagai nahkoda dan istri sebagai juru mudi, Contoh alegori berbentuk cerita :Pernikahan bagai bahtera yang harus dijalani dengan hati-hati. Suami sebagai nahkoda dan istri sebagai juru mudi yang melayarkan bahterai mengarungi lautan penuh badai dan gelombang. 
  • Simbolik : simbolik adalah majas yang menggunakan kiasan atau melukiskan dengan menggunakan simbolik atau lambang dalam menyatakan maksudnya. Contohnya : Dia terkenal sebagai buaya darat, Rumah itu hangus dilalap oleh sijago merah, Teratai adalah lambang pengabdian, Bunglon adalah lambang orang tak berpendirian, Melati adalah lambang kesucian.
2. Majas Pertentangan
Pengertian majas pertentangan adalah kata-kata kias yang menyatakan pertentangan yang dimaksud oleh penulis atau pembicara dalam memberikan pengaruh atau kesan kepada pembaca dan pendengar.  
Macam-macam majas pertentangan
  • Hiperbola : hiperbola adalah majas yang memberikan kesan yang berlebihan dari kenyataannya agar lebih berkesan atau meminta perhatian.Contohnya : ia terkejut setengah mati begitu melihat mayat perempuan tersebut, tubuhnya tinggal kulit pembalut tulang, keringatnya menganak sungai, kita berjuang sampai titik darah penghabisan, suaranya menggelegar ke angkasa. 
  • Paradoks : paradoks adalah majas yang mengandung pertentangan antara pernyataan dengan fakta yang telah ada. Contohnya : Hatiku merintih ditengah hingar bingar pesta yang sedang berlangsung, dia besar tapi nyalinya kecil, aku merasa sendirian ditengah kota jakarta yang ramai ini, hidupnya sangat mewah tetapi mereka tidak bahagia mungkin karna ia tidak mempunyai anak, Tinggal di kota yang besar dan megah tetapi hidupnya kesepian.
  • Antitesis : antitesis adalah majas yang menggunakan pasangan kata yang artinya berlawanan. Contohnya : Tua muda, besar kecil ikut meramaikan pesta kembang api, Miskin kaya, cantik buruk sama saja di mata tuhan, hidup matinya manusia ada di tangan tuhan. 
  • Litotes : litoses adalah majas yang menyatakan dengan berlawanan dari kenyataannya yang bertujuan untuk merendahkan diri. Contohnya : Terimalah kado tidak berharga ini sebagai tanda terima kasihku, perjuangan kami hanya setitik air dalam samudra luas, Karangan ini belum sempurna sertakan kritik dan sarannya, Sebenarnya ini sangat dulit tapi dapat diselesaikan.
3. Majas Pertautan 
Pengertian majas pertautan adalah kata-kata kias yang bertautan dengan gagasan, ingatan. 
Macam-macam majas pertautan
  • Sinekdode : sinekdode adalah penggunaan kata yang sama dengan faktanya yang bertujuan memperjelas. Contohnya : lewat gardu belanda dengan berani, thailand memboyong piala kemerdekaan setelah menggulung PSSI harimau, indonesia akan memilih idolanya pada malam nanti, setiap kepala dikenakan pajak. 
  • Metonimia : metonimia adalah pengungkapan berupa penggunaan nama benda yang lain seperti merek, atribut, atau ciri khas. Contohnya : Sering menghisap jarum, dia terserang penyakit paru-paru(rokok djarum) , Setiap pagi ayah selalu menghirup kapal api (kopi kapal api), Orang tersebut sangat berclass dalam menghirupnya (rokok class mild), Dia selalu menaiki kuda hitam (Mobil Ferrari), atlet andalan kita mendapat perak, si kaos merah berusaha untuk mencetak gol.
  • Alusio : Alusio adalah majas yang menggunakan kata-kata berkaitan dengan peristiwa umum yang terjadi atau penggunaan kata yang umum dalam menunjukkan maksud.Contohnya : sudah dua hari ia tidak terlihat batang hidungnya, kamu jangan kura-kura dalam perahu, ceritakan semua hal tersebut dengan jujur. 
  • Eufimisme : eufimisme adalah majas yang menggunakan kata-kata sopan dan halus.Contohnya : Dimana saja bisa menemukan kamar kecilnya, anak ibu lamban menerima pelajaran, anak ibu tidak bodoh tapi hanya malas belajar. 
4. Majas Perulangan/Penegasan 
Pengertian majas perulangan/penegasan adalah kata-kata kias yang menyatakan penegasan untuk meningkatkan kesan dan pengaruh kepada pendengar dan pembaca.
Macam-macam majas perulangan/penegasan
  • Aliterasi : aliterasi adalah kata-kata yang memanfaatkan kata yang permulaannya sama dengan bunyinya. Contohnya : Dara damba daku, datang dari danau.
  • Pleonasme : pleonasme adalah majas yang menggunakan kata-kata dengan berlebihan untuk menegaskan arti suatu kata. Contohnya : Saya naik ke tangga ke atas, ayo kita berjalan ke depan untuk melihat sendiri, aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri, Dara yang merah itu membasahi bajunya, Dia menangis dengan meluarkan air dimatanya. 
  • Anataklasis : anataklasis adalah majas yang mengandung pengulangan kata yang sama, dengan makna yang berbeda. Contohnya : Ayah selalu membawa buah ditangan untukbuah hatinya, Karena buah penanya sudah jadi buah bibir masyarakat. 
  • Repetisi : repetisi adalah majas perulangan kata atau kelompok kata yang  sama dalam menarik perhatian atau menegaskan. Contohnya : tidak setiap penderitaan menjadi luka dan tidak setiap sepi jadi duri, dialah yang kutunggu, dialah yang kunanti, dialah yang kuharapkan. 
  • Paralelisme : paralelisme adalah majas perulangan yang pada umumnya terdapat dalam puisi yang disusun atas baris yang berbeda. Contohnya : 
Sunyi itu duka
Sunyi itu kudus
Sunyi itu lupa
Sunyi itu lapus 
Cinta itu adalah pengertian
Cinta itu adalah kesetiaan
Cinta itu adalah rela berkorban  

Demikianlah pembahasan Pengertian Majas dan Macam-Macam Majas serta Contohnya semoga teman-teman dapat menerima dan dapat bermanfaat. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Tim jika teman-teman menerima Pengertian Majas dan Macam-Macam Majas serta Contohnya.Sekian, dengan mengakhiri dengan mengucapkan salam. "Salam Berbagi Teman-Teman".


Sunday, 27 October 2013

Kata Baku dan Tidak Baku, Kata Himbuhan, dan Ungkapan



TUGAS MANDIRI BAHASA INDONESIA

KATA BAKU DAN TIDAK BAKU

Kata baku adalah kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. sebagai sumber utama bahasa baku adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kata baku digunakan dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.
Penggunaan kata baku
1)    Surat menyurat antarlembaga
2)    Karangan ilmiah
3)    Lamaran pekerjaan
4)    Surat keputusan
5)    Perundangan
6)    Nota dinas
7)    Rapat dinas
8)    Pidato resmi
9)    Diskusi
10)  Penyampaian pendidikan
11)  Dan lain sebagainya.

Kata tidak baku adalah kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. kata tidak baku digunakan dalam bahasa percakapan sehari-hari, atau bahasa tutur.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya kata atau bahasa yang tidak baku, yaitu sebagai berikut:
1)    Pemakai bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata-kata yang dimaksud
2)    Pemakai terpengaruh oleh orang yang biasa menggunakan kata tidak baku
3)    Pemakai bahasa tidak baku akan selalu ada karena tidak mau memperbaiki kesalahannya sendiri
Contoh kata baku dan tidak baku :
Baku
Tidak Baku
Anggota
Anggauta
Asas
Azas
Apotek
Apotik
Benar
Bener
Efektif
Efektip
Energi
Enerji
Ijazah
Ijasah
Insyaf
Insaf
Karena
Karna
Konkret
Konkrit
Lama
Lamah
Mukjizat
Mukjisat
Napas
Nafas
Pasien
Pasiaen
Pasif
Vasif
Pikir
Fikir
Psikologi
Pesikologi
Rapi
Rapih
Risiko
Resiko
Rezeki
Rejeki
Sah
Syah
Surga
Syurga
Sentosa
Sentausa
Saudara
Sodara
Senin
Sinin
Telur
Telor
Teladan
Tauladan
Tidak
Ngak
Hujan
Ujan
Ujung
Hujung
Wahyu
Wahyuh
Wasalam
Wassalam
Wakaf
Wakap
Wujud
Ujud
Zaman
Saman


HIMBUHAN
PENGERTIAN
Kata berimbuhan adalah kata yang telah mengalami proses pengimbuhan. Imbuhan (afiks) adalah morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasar untuk membentuk suatu kata. Hasil dari proses pengimbuhan ini yang disebut kata berimbuhan.
FUNGSI IMBUHAN
Pemakaian imbuhan dapat mengubah kelas kata. Kata benda misalnya, setelah diberi imbuhan bisa menjadi kata kerja, kata sifat, atau kata lainnya.
Contoh:
  • batu (benda) -> membatu (sifat)
  • indah (sifat) -> seindah-indahnya (keterangan)
  • mandi (kerja) -> pemandian (benda
Contoh- contoh Kata Himbuhan :
1  .Awalan (prefeks)

     a.me-    : 1.me- + lihat => melihat,
                   2. a me- + tangis => menangis
                   3.me- + langkah => melangkah
         4.me- + tinggal => meninggal
         5.me- + rindu => merindu
     b.di-     : 1.di- + mana =>dimana
         2.di- + kejar => dikejar
         3.di- + dengar => didengar
         4.di- + rasa => dirasa
         5.di- + makan => dimakan
     c.pe-    : 1.pe- + lupa => pelupa
         2.pe- + tari => penari
         3.pe- + lukis => pelikis
         4.pe- + ramal => peramal
         5.pe- + lamar => pelamar
     d.ke-    : 1.ke- + luar => keluar
         2.ke- + hendak => kehendak
         3.ke- + kasih => kekasih
         4.ke- + rangka => kerangka
         5.ke- + tipu => ketipu
     e.ter-    : 1.ter- + kenal => terkenal
         2.ter- +  jatuh => terjatuh
         3.ter- +  pantau => terpantau
         4.ter –+paksa => terpaksa
         5.ter- + lambat => terlambat
     f.ber-   : 1.ber- + satu => bersatu
         2.ber- + takwa => bertakwa
         3.ber- + jalan => berjalan
         4.ber- + wibawa => berwibawa
         5.ber- + laku => berlaku
     g.bel-    : 1.bel- + unjur => belunjur
          2.bel-+ ajar => belajar
          3.bel- + antara => belantara
     h.se-     : 1.se- + lalu => selalu
          2.se- + sama => sesama
          3.se- + cangkir => secangkir
          4.se- + lembar => selembar
          5.se- + kuat => sekuat
      i.me(N):1.me(N)- + satu => menyatu
          2.me(N)- + singkir => menyingkir
          3.me(N)- + sambung => menyambung
          4.me(N)- + sikap => menyikapi
          5.me(N)- + simpan => menyimpan

2.sisipan(infiks)
a. – em : tali+em =>temeli ,gemuruh,
b. – el : geletar=>getar, selidik=>sidik, telapak=>tapak, jelajah=>jajah,
c. – er : kerudung=>kudung,gergi=>gigi

3.akhiran (sufiks)
a. – an : kejut +-an=>kejutan
b. – kan : sampai + -kan => sampaikan
c. – i : sikap +-i => sikapi
d. – wan : ilmu + -wan => ilmuwan
e. –man : budi + - man => budiman
f. –nya : karya + - nya => karyanya
g. –isasi : modern + - isasi => modernisasi
h. – wati : peraga+ wati=>peragawati
i. – ah : rohani +-ah=>rohaniah
j. –iah : badan+iah=>badaniah
k. –is : ekonom+is=>ekonomis
l. –wi : manusia + -wi =>manusiawi

4. awalan dan akhiran (konfiks)
a.me – kan :1.me- beri –kan => memberikan
b.pe-an :pe- + lampir +-an => pelampiran
c.per-an :per- + kenal +-an => perkenalan
d.di-kan :di- + beri +-kan =>diberikan
e.ber-an :ber- + atur +-an =>beraturan
f.se-nya : se- + belum +-nya=>sebelumnya

5.simulfiks
a.mem+-per+-lihat+-kan =>memperlihatkan
b.mem+-per+-hati+-kan => memperhatikan
c.mem+-per+-kenal+-kan => memperkenalkan
d.mem+-ber+-henti+-kan => memberhentikan
          e.mem+-per+-tanggung+-jawab+-kan =>  mem  pertaggungjawabkan 

UNGKAPAN
        Ungkapan adalah kelompok kata atau gabungan kata yang menyatakan makna khusus (makna unsur- unsurnya sering kali kabur);atau susunan kata (biasanya dapat berupa kata, frasa),misal : kambing hitam, mempunyai arti bahwa orang yang dipersalahkan karena perbuatan orang lain, padahal ia tidak berbuat  seperti yang dituduhkan, sehingga ia hanya sebagai korban fitnah belaka.
            Ungkapan sering kali digunakan dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan,agar bahasa yang digunakan menjadi lebih hidup, komunikatif, dan seringkali digunakan untuk menyindir suatu perbuatan,keadaan, atau akibat sesuatu hal. Dalam komunikasi, ungkapan digunakan baik dalam komunikasi formal (pidato, ceramah, diskusi, seminar) maupun tidak formal (pembicaraan biasa). Dalam bentuk tulisan ungkapan digunakan dalam penulisan novel, artikel, naskah drama, opini, dan sebagainya.
 Contoh – contoh ungkapan : 

No
Ungkapan
Arti
1.
Tangan di atas
Yang memberi
2.
Naik tangan
Selalu menang (dalam perjudian)
3.
Panjang tangan
Suka mencuri
4.
Tangan kotor
Tindakan yang melanggar hukum;jahat , perbuatan curang
5.
Tangan kosong
Tidak menggunakan alat/senjata;tidak berhasil
6.
Tangan gatal
Suka mengerjakan yang bukan-bukan
7.
Tangan jahat
Orang yang suka berbuat jahat
8.
Tangan berulas
Ada yang membantu
9.
Buah tangan
Oleh-oleh, hasil karya
10.
Tangan terbuka
Menerima dengan sepenuh hati; murah hati; suka menolong
11.
Kuda hitam
Pemenang yang tidak diunggulkan
12.
Buah hati
Anak kandung
13.
Hitam putih
Keseimbangan alam dalam kehidupan
14.
Unjuk gigi
Menunjukkan kemampuan, kebolehan, dan kelebihan kepada orang lain
15.
Daftar hitam
Daftar nama orang yang pernah dihukum karena melakukan kejahatan
16.
Mati kutu
Tidak berdaya, tidak melawan
17.
Jago kandang
Menang di tempat sendiri
18.
Mulut manis
Lemah lembut, baik tutur katanya
19.
Buah bibir
perkataan
20.
Campur tangan
Turut mencampuri urusan orang lain